Puisi: Bahasa Cinta dan Cinta yang Berdetik oleh Arqy Mansur

 


Cinta Yang Berdetik

Oleh : arqy Mansur

 

Aku tahu,

Siluet yang mengantarkanmu pada rimba

Angin yang membawamu pada lalu

Hujan yang membuatmu penuh ingatan

 

Kau tahu?

Aku bukanlah senja yang ingin pergi

Aku bukanlah fatamorgana dalam memori

 

Bila waktu adalah pacarmu

Biarkan aku menjadi jam, menit, bahkan detik yang berdetak di dadamu.


 

Bahasa cinta

Oleh : arqy mansur

 

Aku tak butuh kamus untuk mentafsir lisanmu

Aku tak butuh pena untuk mendikte wajahmu

Aku tak butuh buku untuk menyimpan elokmu

Yang kubutuh senyumanmu untuk membaca cintamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bulan Ramadan: Bulannya Al-Qur’an dan 3 Amal yang Sangat Dianjurkan di 10 Hari Terakhir

Cara Kerja Allah Mengayomi HambaNya ‎(Kisah Kaum Nabi Daud A.S)

Kiat dan Manfaat Menulis ala Kiyai Zainuddin dan Gus Najih