Postingan

Wahabi dalam Sudut Pandang Aswaja

Gambar
Pendahuluan Akhir-akhir ini marak terjadi gerakan keagamaan yang radikal di kalangan masyarakat. Gerakan tersebut mengklaim bahwa mereka memiliki keyakinan yang sangat murni dibandingkan keyakinan selainnya. Gerakan mereka berdalih untuk menumpas kesesatan dan kekufuran kelompok lain yang tidak sefaham dengan mereka. Tidak sedikit pula mereka dengan mudah memvonis sesuatu dengan bid’ah kepada aktivitas kelompok lain. Sehingga yang paling menakutkan lagi, ketika kelompok lain telah dianggap kafir maka darah, harta, dan apapun yang melekat menjadi halal untuk mereka. Gerakan kelompok tersebut dinamakan salafi-wahabi.  Kelompok yang sekarang mengaku salafi dahulunya dikenal sebagai wahabi. Mereka menamakan diri mereka sebagai salafi dalam rangka menjaga citra mereka. Penamaan salafi tersebut adalah bentuk strategi dakwah mereka agar mudah diterima oleh masyarakat. Dan di antara bentuk dakwahnya yaitu memerangi kekufuran, kemusyrikan, penyembahan berhala, pengultusan kuburan, serta men...

Penting ‎diketahui ‎sebelum ‎menikah!

Gambar
Menikah merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. Hal tersebut dapat diketahui dari hadis Rasul yang menyatakan bahwa kegembiraan beliau tatkala ada seseorang yang menikah, karena dengan menikah akan memperbanyak generasi Islam. Dan banyaknya generasi Islam itulah yang sangat diharapkan oleh Rasulullah. Namun sebelum menikah, ada beberapa hal yang harus diimbangi, yaitu suatu pengetahuan tentang menikah. Di antara pengetahuan tersebut yaitu mengetahui hak-hak yang dimiliki masing-masing pasangan, baik hak suami atau isteri. Pertama, hak yang dimiliki istri. Hak-hak yang diterima istri dari suaminya yaitu: mendapatkan perlakuan baik (Artinya istri mendapatkan perhatian, pergaulan (bukan jima), komunikasi yang baik dari suami. Misalnya jika suami ke luar kota, sang suami mengabarinya, dst); memperoleh perbekalan makanan; memperoleh mahar (tidak mengapa apabila calon istri meminta mahar sekian, akan tetapi baiknya ia tidak memberatkan calon suami. Dan akan tetapi, meminta atau ...

Cara Kerja Allah Mengayomi HambaNya ‎(Kisah Kaum Nabi Daud A.S)

Gambar
Semesta yang kita singgahi saat ini tidak lepas dari suatu fenomena. Yang mana semua fenomena tersebut adalah ciptaan Tuhan, Allah Yang Maha Esa dan Kuasa. Fenomena atau ciptaan tersebut, diciptakan dengan suatu sistem yang tunduk pada sebab dan akibat. Sedangkan sebab-akibat itu sendiri sangat tunduk pada kekuasaan Allah.  Seperti halnya pada ujian sekolah, apakah seorang murid itu pasti akan lulus? Tentu jawabannya tidak. Mengapa? Karena hal tersebut adalah kemungkinan, mungkin lulus dan mungkin tidak. Mungkin lulus bila orang tersebut rajin belajar sehingga ujian berjalan lancar. Namun, ternyata memiliki keuletan dalam belajar juga tak cukup bila tidak diimbangi dengan do'a, yakin, tawakal pada Allah. Karena Allah memiliki sesuatu kemampuan yang tidak bisa dinalar oleh seseorang. Misalnya orang tersebut sudah begitu rajinnya, namun ketika mendekati ujian, ia tiba-tiba tidak bisa mengikuti ujian karena ada hal-hal yang tidak memungkinkannya, misalnya sakit dan lain se...

Tentang kepemimpinan Pendidikan Islam

Gambar
Yang dapat disimpulkan dalam perkuliahan tersebut, yaitu: 1. Kepemimpinan Pendidikan Islam berasal dari tiga kata: kepemimpinan, pendidikan, dan Islam. Kepeminpinan merupakan suatu cara/sikap yang dimiliki seseorang dalam memimpin suatu organisasi. Sikap tersebut meliputi tanggungjawab, jujur, disiplin, amanah, dapat percayai, cerdas, menyampaikan yang benar, berani dalam kebenaran, dan lain-lain. Pendidikan memiliki dua makna: makna pertama berarti suatu usaha sadar yang dilakukan seseorang dalam memanusiakan manusia, mengembangkan karakter dan kecerdasan seseorang sehingga ia menjadi orang yang bermanfaat. Makna kedua berarti suatu lembaga atau instansi sebagai wadah untuk mengembangkan potensi seseorang, mengembangkan keterampilan dan meningkatkan pengetahuan, dan menanam nilai karakter baik agar menjadi orang yang berguna bagi bangsa, agama, dan negara. Sedangkan Islam ialah agama yang dibawakan oleh Rasulullah dengan Al-Qur'an sebagai pedoman utamanya menjadi rahma...

Adab belajar bersama guru (Kisah belajarnya Imam Syafi'i kepada Imam Malik)

Gambar
وقال الشافعي رضي الله عنه : كنت أصفح الورقة بين يدي مالك صفحا رفيقا هيبة له لئلا يسمع وقعها... Dalam proses belajar yang baik, tidak hanya mengedepankan konstruksi akal dalam mengonsepkan pengetahuan, melainkan sikap belajar pun diperhatikan. Salah satu sikap tersebut yaitu sikap bagaimana seorang murid terhadap guru. Tentu sangat senang, bilamana seorang guru melihat muridnya sangat antusias dalam memperhatikan penjelasannya dan fokus terhadapnya. Akan tetapi, realita saat ini, banyak pembelajar yang tidak fokus terhadap proses belajar. Misalnya, seorang pembelajar memainkan gadget saat proses pembelajaran berlangsung. Secara tidak langsung, ia tidak memperhatikan guru dan lebih memilih hal lain. Jangankan main gadget, ulama jaman dahulu saat bukan lembaran buku pun sangat penuh kehati-hatian supaya  suara pemindahan lembaran tersebut tidak mengganggu sang guru. Andaikan kita mengetahui sejarah dan mengambil hikmah darinya tentang bagaimana seorang alim ulama belajar, ...

Meneladi sifat Jujur Syekh Abdul Qodir Jaelani.

Gambar
Salah satu ulama dan Aulia yang sering disebutkan dalam tawashul yaitu Syekh Abdul Qodir Jaelani. Ada cerita menarik yang berkaitan dengan beliau yaitu sifat kejujuran yang ditanamkan oleh ibunya. Suatu ketika beliau akan menempuh pendidikan atau belajar di Baghdad. Sesaat sebelum berangkat, ibunya berpesan kepada beliau dan berkata "nak, jadilah pribadi yang jujur dalam keadaan apapun". Begitulah pesan yang disampaikan ibunya dan beliau terkenal pula dengan penuh bakti kepada orang tuanya. Pada saat diperjalanan, Syekh Abdul Qodir Jailani dihadang oleh sekawanan perampok, lalu salah satu anak buah perampok tersebut mengintrogasinya,  "hei pemuda, mau kemana kamu?". Lalu Syekh Abdul Qodir muda menjawab,  "saya mau ngaji".  "Apa yang kaubawa?" "Saya bawa uang" "Berapa banyak uang itu?" Gertak anggota perampok "40 dirham", tegas Syekh "Wah masa pemuda sepertimu bawa uang sebesar itu" heran si pera...

Hukum ma istifham‏ yang didahului oleh huruf jarr

Gambar
  Kalian pernah tahu gak ternyata ada ما yang memiliki fungsi alat bertanya dan itu tidak seperti biasanya, ditulis tanpa Alif? Coba perhatikan deh beberapa ayat berikut ini! عَمًَ يَتَسَأَلُوْنَ لِمَ تَقُوْلُوْنَ مَا لَا تَفْعَلُوْنَ فَلْيَنْظُرِ الإِنْسَانُ مِمَّ خُلِقَ Setelah kita perhatikan seksama pada kata عمّ , لم ,ممّ , ternyata ما tersebut tidak memakai Alif. Padahal, jika kita telusuri kata-kata tersebut merupakan gabungan dua kata, yaitu huruf jar dan ما : عن + ما ل + ما من + ما Karena itu, sepintas kita berpikir kenapa tidak ditulis seperti ini: عمّا لِمَا مِمَّا Nah ternyata, apabila huruf ما istifham yang didahului dengan huruf jar, maka penulisan ما tersebut wajib dibuang alifnya. Kenapa? Agar lebih mudah mengindentifikasi mana ما yang berupa istifham dan ما yang berupa maushul. Setuju kan ya? Dalam hal ini, terdapat qoidahnya, yaitu إِنْ سُبِقَتْ مَا الاسْتِفْهَامِيَّةَ بِحَرْفِ جَرّٕ خُذِفَ أَلِفُهَا "Apabila ما istifham didahului oleh huruf jar, m...